Tampilkan postingan dengan label Recomended things. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Recomended things. Tampilkan semua postingan

3.02.2012

Mie Jawa

Menyusuri jalan Malioboro berharap bisa menemukan kakek-kakek yang jual mie jawa 10 tahun yang lalu, ternyata sampai ujung gak ketemu. 10 tahun yang lalu sudah sepuh sekali, mudah-mudah masih sehat dan pindah ke tempat lain. 


Mie Jawa yang saya bicarakan adalah mie rebus atau di godhog, tidak menggunakan kompor biasa tetapi dimasak dengan arang, isinya mie basah, kol, telur, ayam.

Karena tidak ketemu si kakek penjual mie jawa di jalan Malioboro, akhir nya kita minta driver untuk antar ke tempat mie yang enak. Dan rekomendasi beliau kami diantar ke mie Kadin.
Cuma satu komentar saya, enak banget........ dan selama di Yogya kita makan mie Jawa sampai 2x.

di Jakarta mie jawa yang enak ada di Jl Ampera - Jaksel namanya mie jawa mbah Surip.. 
Mie Jawa ala Primarasa
Bahan:
400 gr mie basah
200 gr kol
2 bh tomat
3 btg daun bawang
2 btg daun seledri
400 gr ayam goreng
4 sdm minyak goreng
1,5ltr kaldu ayam kampung (dari ayam rebus sebelum digoreng).
2 btr telur, kocok lepas
2 sdm kecap manis
2 sdm bawang goreng
Pelengkap:
acar mentah
emping goreng
Bumbu halus:
4 bh bawang putih
6 btr bawang merah
4 btr kemiri
1 sdt merica
3 sdt garam
Cara membuat:
  • siram mie dengan air hangat, tiriskan. Iris kol ukuran 1 cm. belah-belah tomat, iris-iris daun bawang 1 cm, iris halus seledri, suwir-suwir daging ayam buang tulangnya, sisihkan.
  • Panaskan minyak goreng dalam wajan, tumis bumbu halus sampai harum, tuangi kaldu. Setelah kaldu mendidh tuangi telur kocok sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan sampai telur matang dan bergumpal kecil-kecil, masukkan kecap manis dan ayam suwir, lalu didihkan kembali.
  • Masukkan kol, tomat dan daun bawang, masak sampai sayuran agak layu, tambahkan mie dan seledri, aduk sebentar, angkat.
  • Taruh mi rebus kedalam piring saji, taburi bawang goreng. Hidangkan selagi panas dengan pelengkap acar dan emping goreng.

Parangtritis


Sampailah di Yogyakarta... a heart of Java.
Memang sudah diniatkan untuk mampir ke Parangtritis, selama ini hanya lihat-lihat dari photo-photo yang memang indah nian. Sayang sekali pantai yang elok ini tidak terawat dengan baik padahal namanya tersohor hingga jauh ke ujung Indonesia. Mudah-mudahan pemda Yogya menolehkan kepalanya untuk merawat dan mengembalikan ke fungsi pantai sesungguhnya, amin [duh ngomong apa si gue :)].


Ibu-ibu penjaja datang menghampiri usianya 85 tahun, digendongannya sebakul rempeyek udang baring. Pengen beli tapi ragu-ragu, udangnya seperti di warnai pewarna merah. Dengan halus saya menolak tapi gak habis pikir untuk bantu ibu ini, "bu mau gak saya photo, nanti saya kasih uang", "boleh mbak" katanya "satus ewu ya", "wah larang bu, rong puluh ewu ya"... si ibu berlalu sambil mencibir. Saya diam seribu bahasa.
Ya sudah sambil menunggu Nadine main air dan photo-photo dengan papanya, satu-satunya yang bisa dipesan adalah kelapa muda dan jagung bakar, sekalian biar bisa duduk di tikar yang dihampar oleh ibu-ibu pedagang.
Daging kelapa gak bisa dicungkil karena keras dan kelapa tua rupanya. Jagung bakar juga keras karena tua. 

 Suara pengamen merdu merayu....




End of journey...

2.05.2012

Baso Malang




Setelah makan baso [Mr] President, saya baru paham kenapa yang punya baso menamakan warung basonya President ternyata ueeenak tenan, President taste deh [lepas dari filosofi asli pemberi nama baso President, gak sempat nanya soalnya karyawannya sibuk semua].


Baso President masuk dalam list makanan no 1 yang saya kunjungi selama 2 hari bermain di kota Malang. Sahabat saya Zaki dan Ugiek setiap kali ngomongin kerjaan pasti ujung-ujungnya ngomong gini " Gini deh mbak biar afdol dan semua clear kita meetingnya sambil makan baso President gimana?' padahal kita di Jakarta, pokoknya istimewa sekali deh baso ini khususnya buat Zaki. Jenisnya adalah baso Malang, ada gorengan dan rebus-rebusnya. Ada paketnya dan boleh pilih sendiri. Paket paling lengkap ada jeroan, ati-ampela, telur puyuh, urat dll [ampun dah mulai lapar lagi :)]. Beberapa gambar berikut rasanya cukup mewakili imajinasi selera pecinta baso. 


Sedikit saya mau komen soal sambel-nya, gak ada yang kasih tau kalau pedesnya seperti pedesnya Mak Icih level 10, saya asyik-assyik aja nyendokin sambel ke mangkok ternyata pedesseee banget.


  
Semangkok baso gak pake Jeroan



Begitu masuk, kita langsung berdiri antri menuju gerobak baso yang ada di dalam warung, sebutkan apa yang kita mau lalu langsung bayar di kasir. Syukur waktu itu antri saya  masih sedikit, jam makan katanya antrinya bisa panjang sampai ke pintu masuk dan jangan lupa siapin tissue atau sapu tangan bila iler kalian meluncur begitu saja liat orang yang udah duluan makan [hehehehe].

Lokasi baso ini ada sebelah rel KA yang katanya masih dipakai, jadi harus hati-hati kalau nyebarang. Happy hunting deh buat yang belum pernah, buat yang udah yuuuuuuk kesana lagi :)


Makan baso ditutup dengan desert es campur yang manis dingin dan segar.


10.01.2011

Wang Fu Jing exotic street food


Kesampaian juga untuk jalan ke wang fu jing street food di Dongcheng District. Selama ini cuma ngeliat dari internet meriahnya pasar makanan kaki lima ini.
Kesan pertama meriaaaah euy, kesan kedua... cuma bisa photo doang tapi gak bisa nyicipin *pasang muka sedih* 


Makanannya gak terlalu extreme, tapi karena jarang liat jadi kelihatannya menarik. Beberapa ada yang langka seperti sea horse, konon sea horse ini bermanfaat untuk menjaga stamina. Kalajengking dan serangga yang mirip ulat pohon kelapa. Erni bilang rasanya seperti tahu. Makanan lain adalah desert dan cemilan kebanyakan pork dan lard.




 
Kuda laut dan Sate ulat.




Semakin malam semakin rame oleh pendatang kayak kami, turis berjalan modar mandir sembari menimbang makanan apa yang akan dibeli, semua terlihat menarik dan menerbitkan air liur. Beberapa ada yang berkelompok untuk sharing makanan, kayak kita pengen icip icip.


Gua memutuskan untuk istirahat dari aktifitas jeprat jepret dan beli fruit caramel satay strawberry. Kayaknya cuma itu yang bisa dimakan. Malam sebelumnya udah makan yang grape waktu jalan kepasar malam.
Fruit caramel, kayaknya buatnya gak susah deh. Seperti mencairkan gula kemudian tusuk buah-buahan dan siram dengan caramel, tunggu sampai mengeras.
Kurang lebih sama dengan sate celup coklat.

Mee goreng yang menggiurkan, oily dan kelihatannya pedas :) untung gak bawa Nadine, kalau bawa pasti udah merengek minta dibelikan.



Proses pembuatan lumpia, isinya ayam, tauge dan sayur-sayuran.

Jam 10 pas sama pemkot lampu dimatikan, padahal masih banyak yang beli, akhirnya transaksi terjadi dengan kondisi gelap-gelapan dan remang-remang :). Maklum deh pemerintah Cina kan ketat banget soal aturan.
Kalau diJakarta sampai subuh juga dijabanin, yang penting kepeng :)


7.10.2011

Jalan-jalan: Balikpapan



Yudi finance manager di Astra rent a car Balikpapan bercerita pertama ditugaskan di Balikpapan beliau disuguhi semacam bakpao tetapi digoreng isinya kosong dan rasanya enak. Sembari ngobrol dengan beliau saya coba googling bakpao semacam apa ini yang membuat bapak seperti dia bilang makan enak padahal dia baru saja makan siang, pasti enak beneran. Dan ternyata namanya Mantau goreng J

Saat keesokan harinya saat kami meeting kami disuguhi mantau goreng dan firm rasanya enak. Mantao ini dimakan dengan irisan daging menjangan. Menjangan goreng cabe kering atau menjangan lada hitam. 




Dengan kukuspun rasanya juga sudah enak.
Saat pulang saya bawa beberapa box untuk dibagi-bagi kepada keluarga.


Mantau
Bahan :
500 g  tepung terigu cap Kunci
1 bks ragi instan
40 g  mentega putih
100 g  gula pasir
1/2 sdt  baking powder
250 ml  air
 kertas roti, dipotong-potong

Cara Membuat :

Campurkan terigu, ragi dan mentega putih, aduk rata. Larutkan 75 g  gula pasir dan baking powder dalam air, masukkan ke dalam campuran tepung, aduk rata.
uleni sampai tidak melekat di tangan. Ambil sekira 40 gr bulatkan dan istirahatkan sekitar 1 jam, beri kertas minyak/kertas roti dibawahnya agar tidak melekat. Kemudian panaskan dandang, bungkus tutupnya dengan serbet. Kukus roti hingga masak ( 25 menit ), angkat, sajikan panas. Atau goreng dengan minyak banyak dan api kecil.



* Kapan-kapan pengen bikin sendiri

Ceritanya selesai meeting sabtu siang kami berkesempatan untuk makan siang di pasar kebun sayur, kita makan di RM Haur Gading. Kita makan dengan ikan, ada ikan patin [bakar dan pepes], ikan baronang, ikan kakap. Di depan RM berjejer ikan yang sudah matang, tetapi sebelum dimakan mereka bakar lagi biar hangat.
  
Sekilas mengenai kota Balikpapan

Balikpapan kota yang bersih, indah dan aman. Sales Manager disana bercerita seorang teman kost-nya lupa menyimpan kunci motornya dan pagi-pagi masih tergantung di motor dan pagi-paginya dia dengan santai ke kantor gak kurang satu apapun dari motor itu. Amazing, di Jakarta jangankan yang ada kunci yang udah dikunci plus alarm juga masih bisa hilang....Andai semua negeri seperti Balikapapan, Indonesia pasti cepat maju....

Oneday akan balik lagi penasaran dengan accesories batu-batuan :)


4.02.2011

Jalan-jalan: Surabaya-Jombang-Sidoarjo

Bener ya mbak datang ya ke nikahanku kata Hurry gak jauh kok dari Surabaya, paling 1.5 jam. Pengen pengen enggak sih waktu itu, pengen karena bosan banget dengan rutinitas di Jakarta, enggak karena kasihan juga ninggalin Nadine. Weekend Mak-nya malah kelayapan.
Finally jadi juga ke Surabaya. Selain Hurry, Helmi juga mengundang resepsi perkawinannya jadi sekali jalan 2 lelaki tak perjaka setelah itu :)

No diet ya kata Robby mlotot *tau aja kalau gua ada niatan makan dengan irit* Surabaya gitu lhowwww, surganya makan enak.

Setelah di kadalin Garmin the GPS, kami pulang dari kondangan dengan perud kosong, baru ini yampe kondangan jam 21.30 bisa-bisanya surabaya-sidoarjo ditempuh 2 jam lebih, keluar masuk kampung, wah pokoknya gak keruan deh. Terang aja semua makanan dah dirapiin sama tuan rumah. Pulang kondangan kami digiring pak Syam yang baik hati dan tidak sombong ke sate klopo - Ondomohen, sate sapi yang dibalut dengan kelapa yang dibumbuin, kemudian dibakar.... baunya, hmmm harum wangi.. benar-benar dipermainkan hidung kami saat itu.

. '
Hungry customers

Nasi nya pun ditabur srundeng....

Setelah dari sate klopo kami pulang dan istirahat.
Besok pagi sehabis bfast beres-beres, C/O dan berangkat resepsi Hurry di Jombang. Resepsi yang unik dengan tamu yang super ramah, dengan manten yang hobby nya jalan-jalan meninggalkan pelaminan. Menunya juga unik bebek goreng oseng cabe, mie goreng kampung [sampai nambah 3x], minumnya es degan yang dicampur sirsak cocok sekali dengan udara panas yang mencucurkan keringat.


Pamit dengan manten seiring doa-doa penganten baru, perjalanan dilanjutkan ke Surabaya.

Masih gak puas dengan bebek goreng karena mau nambah tengsin, akhirnya kami putuskan untuk makan bebek goreng kayu tangan. Sial tak dapat ditolak warung bebek tutup... siwalan.
Retne bilang gak jauh dari sana ada bebek goreng lagi. Namanya Warung 75 - Ngagel Rejo Kidul. Bebek goreng yang murah meriah dan pedas.

Sampai citilink mengabarkan kalau pesawat delay 2 jam, jadilah kami saling berpandangan dan berpegangan tangan [lebay]. Mau ngapain lagi.. gak kehabisan akal teman-teman bilang kita nongkrong di Zangrandi ice cream, old fashion ice cream. Suasananya kurang lebih sama dengan Ragusa ice cream di Jakarta, suasananya masih seperti jaman Belanda.
Tutti frutti, noodle ice cream dan rhum raisin pilihan gua [ihik terasa banget rhum nya, ampun ya Allah gak sengaja....]

Ice cream

Mejeng a la owner :)

Suasananya...

Masih ada waktu, mampirlah kami ke Igor Pastry dan pulang dengan mengantongi bread balut choco, almond cookies balut choco, puding chinesse manggo yang famous and fabulous, puding leci, puding alpuket, puding kelapa muda dan 3 roti isi cream. Luv Igor's packaging, classy dan fancy.


Selesai sudah weekend di Surabaya-Sidoarjo-Jombang 19-20 Maret 2011. Next time harus mampir ke Suramadu. Thank you Rangga, Crenky, Retne, Robby, si Mbah Warno... see you when I see you..

3.09.2011

Jalan-jalan: Bandung-Sam's Strawberry corner

Kalau ngupi-ngupi udah biasa ngejus jus pasti luar biasa, untuk kota adem kayak Bandung minum dingin seger masih cocoklah, dibanding minum jus waktu winter di Toronto:) kedengerannya agak aneh.



Tempat yang satu ini sayang untuk dilewatkan, posisinya strategis di Dago. Kalau kebetulan bawa tamu dari Jakarta, nah lepasin deh di Kartika Sari trus nyebrang ke Sam's, pesen strawberry jus yang kondang dan the best. Seumur-umur ini jus strawberry paling sahih.. setelah itu pesen deh mie ayam, ambil kripik2an yang ditata rapi deket kasir, stick keju... yang belanja oleh-oleh dah kelar, kita juga dah kenyang..

Katanya juga ada di Jakarta sekitaran Bintaro.


Sttt... bos bakrie yang muda dan enerjik itu kalau ke Bandung pasti mampir sini, tuh gak salah kan pilihan gue..

Have fun di Bandung

5.30.2010

Kampung nan jauh dimato

Air tebu
Namanya gak pulang kampung kalau gak berhenti dulu untuk minum air tebu. Dijejeran TB Simatupang arah ke Tj Barat Jakarta juga banyak pedagang air tebu, tapi sumprit gak ada yang bisa ngalahin air tebu dikota padang, dipinggir danau singkarak.... manis, dingin dan segar.. Waktu SD dulu di Adabiah, kami bertiga duduk2 dipinggir jalan sambil nunggu dijemput papa, kalau gak air tebu ya minum es sirsak [* dulu ada yang bilang duren belanda]. Sayang kemaren gak nemu es sirsak..


Belut kering
Bahasa Jepunnya, baby unagi kering hehehe.... kalau kita makan di shusi tei unagi nya gede2 dan berdaging banget . Baby unagi kering dipayakumbuh adalah belut kampung yang kecil, diambil secara tradisional dipinggir2 empang [tabek], kemudian dibersihkan isi perutnya dan ditusuk rapi berjejer dengan bambu, kemudian dikeringkan.

Jangan ditanya rasanya kalau udah digoreng kering balado dan dimakan dengan nasi anget...


Dendeng kering
Dendeng dengan kualitas te o pe be ge te, harganya bisa sampai 200 rebu per kg. Sebagai penggemar daging, saya gak bisa ngomong kalau udah digorengin dendeng ini, apalagi kalau dikasih gretooong, bisa2 sekilo buat makan sendiri.
Photo ini diambil di pasar bukittinggi, pasarnya bersih gak ada lalat. Si uda yang jual juga jualan kerupuk jangek [kerupuk kulit]. Saya gak begitu doyan kerupuk jangek ini, tapi suami doyan banget dan beli 4 kg untuk dirumah dan oleh2. Kerupuk kulit juga ada kw-nya kayak beli tas di mangga dua, kw super lebih mahal. Beda kerupuk kulit di sumatera barat dan di jawa adalah kerupuk kulit disini udah dibumbuin, yang di jawa masih plain, cocok buat krecek.


Nasi kapau
Setelah SBY makan nasi kalau uni lis, banyak sekali bertumbuh nasi kapau uni lis-uni lis, gak tau yang asli uni lis. Akhirnya kami cari uni lis dengan tempat paling bersih. Waktu itu jam 4 sore, gak tau deh nyebutnya ini makan siang atau apa gitu, secara kita udah makan siang jam 12 teng hehe, gara-gara kita gak berencana lagi datang ke bukittinggi. So, we don't wanna miss this georgeus moment, haha lebay.....
Pengalaman makan nasi kapau beberapa tahun yang lalu, kali ini saya liatin si uni lis naruh lauk apa saja di atas nasi, requestnya cuma tembusu dan sayur kapau. kalau dulu wooow apa aja ditaruh diatas nasi sambel hijau, sambal merah, bumbu rendang, daun singkong, gulai kapau, tembusu sampai nasinya gak keliatan, ck ck uni, uni ... tega nian kau.


Makan nasi kapau ditutup dengan desert cendol sagu dengan amping [ampiang, do not know in bahasa, dibuat dari beras ketan yang dipipihkan]. Setelahnya berdua kami tertatih tatih menuju parkiran dengan gembolan oleh2 ditangan kanan kiri dan perut yang hampir meledak.... weits, sebelum sampai parkiran tangan yang gesit ini berhasil nyamber lamang jagung, lumayan buat nanti malam hehe..


Everythings about kampung halaman adalah hal yang selalu dirindukan ..... Insyallah nanti pulang lagi



8.15.2009

Hotdog di perayaan ulang tahun kemerdekaan



Sedang asyik menyantap soto banjar pemandangan gua terganggu dengan kerumuan rame persis didepan tempat kita makan, pas mulai lengang baru deh kelihatan ternyata para orangtua ngantri hotdog.


Dasar penasaran selesai soto banjar langsung pesen hot dog, jangan salah makannya berdua Nadine lho :) enyaaaak, harga terjangkau dan guede banget [sambil makan kepikir pengen berbisnis hotdog khusus even :)]


Sabtu ini acara family day dan perayaan ulang tahun kemerdekaan di BonBin Ragunan, acaranya seru dan meriah banget, jadi kenal para orang tua dan anak-anak yang lucu-lucu. Walaupun papa gak bisa ikut tapi Mama dan Nadine ikut semua lomba dan dapat semua bintang.


Selesai makan dan pembagian hadiah, acara bebas. Gua dan Nadine sepakat untuk sewa sepeda, pengen liat-liat hewan koleksi BonBin. Sewa sepeda tendem satu jam rp 10.000 murah meriah dan sehat, kami berkeliling hampir 2 jam. Mendukung indonesiaunite gua menghimbau teman-teman untuk berkunjung ke BonBin, bagus untuk anak-anak biasanya mereka cuma baca dari buku sekarang mereka bisa liat live.